Josef Forstmayr dan Dedikasi bagi Pariwisata Karibia
Nama Josef Forstmayr mungkin belum begitu akrab di telinga para pelancong Indonesia, tetapi bagi dunia pariwisata Karibia ia adalah sosok yang sulit dilupakan. Pria kelahiran Steyr, Austria, ini telah puluhan tahun membangun reputasi sebagai hotelier senior yang mengangkat standar pelayanan resor-resor ikonik di Jamaika. Dedikasinya itu kini mendapat pengakuan istimewa: Caribbean Media Exchange (CMEx) menetapkannya sebagai penerima penghargaan kepemimpinan (leadership laureate) 2026 dalam ajang CMEx Leadership Awards and Fundraiser.
Penghargaan tersebut akan diberikan pada Minggu, 6 Desember, bertempat di Loews Coral Gables Hotel di kawasan Miami. Pengumuman ini sekaligus menjadi penanda bahwa kontribusi seseorang di industri perhotelan tidak hanya diukur dari jumlah tamu yang menginap, tetapi juga dari jejak yang ia tinggalkan bagi komunitas dan kawasan. Bagi siapa pun yang tertarik pada denyut nadi pariwisata Karibia — termasuk pembaca setia catatan perjalanan Pondok — kisah Forstmayr adalah pintu masuk yang menarik untuk memahami kawasan ini.

Round Hill Hotel and Villas, Warisan Seorang Hotelier
Sejak menjabat sebagai managing director pada 1989, Forstmayr telah menyambut tamu di Round Hill Hotel and Villas, salah satu resor paling berpengaruh di Jamaika. Di bawah kepemimpinannya, properti tersebut mengumpulkan deretan penghargaan internasional yang membuat namanya bersinar di peta pariwisata Karibia. Round Hill berulang kali meraih gelar “Best Villas” dari World Travel Awards, sebuah pengakuan yang menegaskan kualitas akomodasi bergaya vila yang ditawarkannya.
Bukan hanya itu, resor ini juga menerima AAA Four Diamond Award of Excellence serta Brass Key Award untuk kategori “Most Romantic Resort”. Prestasi tersebut melengkapi pencapaian Round Hill yang pernah masuk dalam Gold List majalah Condé Nast Traveler dan daftar World’s Best versi Travel + Leisure. Kumpulan penghargaan itu menunjukkan bahwa konsistensi pelayanan, bukan sekadar keindahan alam, adalah kunci bertahannya sebuah destinasi di hati wisatawan kelas atas.
Perjalanan Panjang di Industri Perhotelan Jamaika
Jamaika telah menjadi rumah bagi Forstmayr sejak 1979, dan di pulau inilah ia membangun karier yang terbilang lengkap. Sebelum bergabung dengan Round Hill, ia bekerja sebagai assistant manager di Coconut Cove di Negril, lalu melanjutkan sebagai resident manager di Tryall Golf and Beach Hotel. Ia juga pernah dipercaya sebagai general manager Trident Villas and Hotel di Port Antonio, pengalaman yang membentuk pemahamannya tentang beragam karakter destinasi wisata Jamaika, dari pantai hingga perbukitan.
Latar belakang pendidikannya di Austria serta kemampuannya berbahasa Jerman, Inggris, dan Prancis turut memperkaya cara ia berkomunikasi dengan tamu internasional. Kombinasi ini membuatnya mudah menjembatani selera wisatawan Eropa, Amerika, dan Karibia dalam satu pengalaman menginap yang utuh. Perjalanan kariernya menjadi contoh bagaimana seorang profesional pariwisata dapat tumbuh bersama destinasi yang ia cintai.
Pada April 2010, Forstmayr diangkat sebagai presiden Caribbean Hotel and Tourism Association (CHTA) dan menjabat hingga 2012. Selama periode itu, ia menggagas kampanye advokasi bertajuk “Tourism Is Key” yang menekankan pentingnya sektor pariwisata bagi perekonomian kawasan. Kampanye tersebut menyadarkan banyak pihak bahwa pariwisata bukan sekadar industri hiburan, melainkan tulang punggung penghidupan masyarakat Karibia.
Mendukung Produk Lokal dan Kuliner Karibia
Kiprah Forstmayr tidak berhenti pada operasional hotel. Ia lama dikenal sebagai pendorong keterkaitan antara pariwisata dan ekonomi lokal, khususnya melalui penggunaan produk buatan Karibia. Ia secara konsisten mendorong hadirnya rum, bir, saus, hingga hasil pertanian lokal di meja dan bar hotel-hotel kawasan. Langkah ini memberi manfaat ganda: tamu menikmati cita rasa autentik, sementara petani dan produsen kecil mendapat pasar.
Ia juga mendukung berbagai upaya mengangkat kuliner Karibia melalui festival, kompetisi, dan inisiatif regional lainnya. Bagi wisatawan, geliat ini menjelma menjadi pengalaman bersantap yang jauh lebih kaya daripada sekadar menu internasional biasa. Inilah salah satu alasan mengapa wisata gastronomi di Karibia terus menarik perhatian, sebagaimana sering dibahas dalam catatan perjalanan Pondok.
Saat ini Forstmayr menjabat sebagai direktur Jamaica Tourist Board dan chairman Montego Bay Arts Council Limited yang mengelola Montego Bay Cultural Centre. Ia juga dipercaya sebagai honorary consul-general Republik Austria untuk Jamaika. Kontribusinya telah diakui luas, termasuk Order of Distinction tingkat Officer dari Jamaika pada 2005, gelar Hotelier of the Year dari Jamaica Hotel and Tourist Association pada 1993 dan 1996, serta Caribbean Hotelier of the Year dari Caribbean Hotel Association pada 2007.
CMEx Leadership Awards dan Masa Depan Pariwisata Karibia
Ajang CMEx Leadership Awards and Fundraiser 2026 ini didukung Platinum Sponsor, Cayman Islands Department of Tourism, dengan Anguilla Tourist Board dan Carnival Corporation sebagai Gold Sponsor. Sejumlah sponsor utama turut meramaikan, antara lain The Bahamas Ministry of Tourism and Aviation, The British Virgin Islands Tourist Board & Film Commission, Marketplace Excellence Corporation, Nassau Paradise Island Promotion Board, dan U.S. Virgin Islands Department of Tourism. Dukungan juga datang dari berbagai properti dan pihak lain seperti Coco Palm, Comfort Suites Paradise Island, Fond Doux Eco Resort, Jade Mountain, Ladera Resort, Mount Cinnamon Beach & Wellness Resort, GRUPO PUNTACANA (The Westin Puntacana Resort), Secret Bay, The Jamaica Pegasus Hotel, Tropical Attractions, dan Vanessa James Media.
Dana yang terkumpul dari acara ini disalurkan untuk program pendidikan, pengembangan pemuda, serta pelatihan profesional yang bertujuan memberdayakan generasi berikutnya di bidang pariwisata dan media Karibia. Artinya, penghargaan bagi sosok seperti Forstmayr bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari rantai kaderisasi yang menjaga keberlanjutan pariwisata Karibia. Informasi lebih lanjut mengenai acara ini dapat dilihat di cmexmedia.org.
Dalam konteks yang lebih luas, kisah ini memperlihatkan bahwa pariwisata Karibia tumbuh karena perpaduan antara pesona alam, kualitas layanan, dan manusia-manusia yang mengabdikan hidupnya di sektor ini. Destinasi seperti Jamaika, Dominika, Grenada, hingga St. Lucia terus membangun citra sebagai wilayah yang tak hanya indah, tetapi juga serius mengelola industrinya. Bagi wisatawan yang mencari pengalaman liburan dengan cerita di baliknya, kawasan ini layak masuk daftar pertimbangan.
Menutup Perjalanan dengan Sebuah Renungan
Dari Round Hill Hotel and Villas hingga kursi kepemimpinan CHTA, perjalanan Josef Forstmayr memperlihatkan bahwa sumbangsih terbesar di dunia pariwisata sering kali datang dari mereka yang bertahan lama dan merawat tempatnya dengan tekun. Penghargaan CMEx 2026 hanyalah penanda kecil dari kerja panjang yang telah mengubah wajah industri perhotelan di kawasan tersebut. Sosoknya mengingatkan bahwa di balik setiap liburan yang menyenangkan, ada orang-orang yang bekerja diam-diam agar semuanya berjalan baik.
Jika Anda sedang merencanakan liburan berikutnya, cerita seperti ini bisa menjadi alasan untuk mempertimbangkan destinasi yang memiliki kedalaman budaya dan sejarah panjang, bukan sekadar latar foto. Karibia, dengan pulau-pulau dan resor berceritanya, menawarkan pengalaman yang mungkin akan Anda kenang jauh lebih lama daripada sekadar pantainya. Semoga catatan perjalanan ini membuka sedikit jendela bagi Anda untuk menjelajah lebih jauh.
Penulis: Pondok